Mengenal Tampilan Adobe Flash Professional

1 Comments

  1.         Tujuan
    Mengenal area kerja atau tampilan dari Adobe Flash Professional
    2.     Dasar Teori
    Adobe Flash CS6 merupakan sebuah software yang didesain khusus oleh Adobe dan program aplikasi standar authoring tool professional yang digunakan untuk membuat animasi dan bitmap yang sangat menarik untuk keperluan pembangunan situs web yang interaktif dan dinamis. Adobe Flash CS6 menyediakan berbagai macam fitur yang akan sangat membantu para animator untuk membuat animasi menjadi semakin mudah dan menarik. Adobe Flash CS6 telah mampu membuat dan mengolah teks maupun objek dengan efek tiga dimensi, sehingga hasilnya tampak lebih menarik. Flash didesain dengan kemampuan untuk membuat animasi 2 dimensi atau 3 dimensi yang handal dan ringan
    3.     Tugas Praktikum
    Menjelaskan mengenai fungsi dan nama dari panel yang terdapat pada Adobe Flash Professional
    4.      Hasil Praktikum


    1. Menu Bar : Merupakan bagian pengaturan utama. Tampilan ini terdiri dari beberapa sub-sub menu.
    2. Nama project : Merupakan nama dari object yang kita buat
    3. Zoom : Untuk memperbesar atau memperkecil lembar kerja
    4. Pilihan Properties dan Library: Library merupakan pilihan untuk tempat mengatur objek-objek yang digunakan pada pembuatan animasi sedangkan library merupakan tempat menyimpan aset-aset yang digunakan pada pembuatan animasi seperti gambar, suara, video, simbol dsb.
    5. Stage : Merupakan lembar kerja yang kita gunakan
    6. Other PanelMerupakan sebuah panel tambahan. Panel ini dapat dihilangkan atau ditambahkan dengan cara memilih menu window yang ada di menu bar lalu tinggal dipilih panel-panel yang akan ditampilkan.
    7. Panel Propertis : Panel properties merupakan tempat untuk mengatur objek-objek yang digunakan pada pembuatan animasi, baik mengatur warna, mengatur teks, ukuran, dsb. Tampilan panel properties ini akan berubah isinya sesuai dengan objek yang dipilih. Panel ini untuk pengaturan dokumen serta pengaturan objek gambar.
    8. Toolbox : Berisi koleksi untuk membuat atau menggambar, memilih dan memanipulasi isi stage dan timeline. Toolbox dibagi menjadi empat, yaitu Tools, View, Colors dan Options. Beberapa tool mempunyai bagian option. Berikut contoh dari beberapa tool:
      • Subselection Tool(A) berfungsi untuk menyeleksi bagian objek untuk proses editing.
      • Free Transform Tool(Q) berfungsi untuk mengubah bentuk objek secara bebas.
      • 3D Rotation Tool(W) berfungsi untuk melakukan rotasi 3D pada objek berdasarkan sumbu X, Y dan Z.
      • Lasso Tool(L) berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola seleksi bebas.
      • Pen Tool(P) berfungsi untuk menggambar objek.
      • Text Tool(T) berfungsi untuk mengetik teks dan paragraf.
      • Line Tool(N) berfungsi untuk menggambar objek garis lurus.
      • Rectangle Tool(R) berfungsi untuk menggambar objek kotak.
      • Pencil Tool(Y) berfungsi untuk menggambar dengan bentuk goresan pensil.
      • Brush Tool(B) berfungsi untuk menggambar dengan bentuk polesan kuas.
      • Deco Tool(U) berfungsi untuk menggambar corak dekorasi dengan menggunakan simbol graphic.
      • Bone Tool(X) berfungsi untuk membuat animasi pertulangan dengan menambahkan titik sendi pada object.
      • Paint Bucket Tool(K) berfungsi untuk memberi warna bidang objek.
      • Eyedropper Tool(I) berfungsi untuk mengambil sampel warna dari sebuah object.
      • Erasser Tool(E) berfungsi untuk menghapus bidang object. 
      9.  Timeline : adalah tempat membuat dan mengontrol objek dan animasi. Timeline/garis waktu merupakan komponen yang digunakan untuk mengatur atau mengontrol jalannya animasi. Timeline terdiri dari beberapa layer. Layer digunakan untuk menempatkan satu atau beberapa objek dalam stage agar dapat diolah dengan objek lain. Setiap layer terdiri dari frame-frame yang digunakan untuk mengatur kecepatan animasi. Semakin panjang frame dalam layer, maka semakin lama animasi akan berjalan.
    5.      Kesimpulan
    Di dalam Adobe Flash terdapat berbagai macam panel dimana dalam setiap panel memiliki fungsi masing-masing. Sesuai dengan tujuan yang diharapkan, yaitu untuk lebih mengenal mengenai adobe Flash maka disini menggunakan cara dengan belajar mendokumentasikan praktikum dalam bentuk tulisan.

    6.      Referensi
( Emo, Mengenal Flash ) (http://morfour.blogspot.com/p/mengenal-flash.html )
( Diva Rahmanisa, Adobe Flash Professional CS6 )(http://drahmanisa.blogspot.com/2013/12/adobe-flash-professional-cs6.html )
( Sarah Andani Gunawan, Pengenalan adobe Flash CS6 )(https://multimediaitukeren.wordpress.com/2013/06/03/pengenalan-adobe-flash-cs6/)
(Hasan Saiful Rizal, Mengenal Area Kerja Micromedia Flash Professional 8) (https://hasanrizal.wordpress.com/2012/02/19/mengenal-area-kerja-macromedia-flash-professional-8/)  
(Adi L. H, Lebih jauh Mengenal Interface Adobe Flash CS6) (http://desain.ilmuwebsite.com/2014/08/lebih-jauh-mengenal-interface-adobe.html)



Mariska Listyasari

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

1 komentar:

  1. Terimakasih artikelnya bermanfaat banget,

    Ingin bisa desain grafis? Tapi bingung minta bantuan siapa? Belajar sendiri aja yuk.. kita lihat tutorialnya di kumpulan tutorial-tutorial gratis

    BalasHapus